Ya, judul yang kupilih ini setidaknya menggambarkan betapa dalam berusaha kita harus memiliki ketekunan. Keberhasilan yang nantinya akan didapat adalah buah dari kesabaran dan sejauh mana komitmen kita terhadap sesuatu yang kita kerjakan.
Tidak ada bisnis yang semulus jalan tol yang sedang sepi. Aku juga mendapati kendala di bisnis ini. Baru juga menyodorkan katalog, sudah mengalami penolakan. Tapi, bukan aku namanya kalau menyerah. Ngobrol ngalor ngidul, ngetan ngulon---mencari kesamaan dengan calon konsumen, membuahkan hasil.
Ini dialog yang benar-benar terjadi kemarin dengan tetangga di belakang rumahku.
“Waduh, Dek. Maaf-maaf aja nih, aku nggak suka pake kosmetik,” katanya sambil mendorong tanganku yang membawa catalog.
“Lho, kok sama, Mbak ? Pernah nggak Mbak liat aku pake lipstick sewaktu kelililng komplek sama anak-anak?” kataku. Ini bukan ngecap aja lho. Aku terkenal cuek urusan riasan wajah.
“Iya, Dek. Males ya, dandan-dandan,” sambungnya. Nah, aku tahu, modelnya Mbak ini pasti suka pake bedak bayi anaknya, sama kayak aku juga, hehe.
“Iya, baru kerasa kalo mau ke undangan resmi gitu, ya Mbak. Bedak bayi kan segernya sebentar aja, trus satu jam di jalan udah ilang deh, ketiup angina ‘kali, yaa…hehe,” bisaaaa…. aja.
“…Lha, jadi inget, aku nggak punya bedak, ada bedak yang diskon nggak?” ini dia yang kutunggu.
Lumayan, akhirnya Mbak tetangga belakang rumah jadi konsumenku, dia pesan bedak, Alhamdulillah.
Ntar kapan-kapan kalo maen ke rumahnya lagi, bisa deh tuh jadi calon prospek. Amin.
Mendapatkan downline memang tidak mudah tapi ini tidak boleh menjadi alasan. Alasan selalu bisa dibuat untuk mendukung segala uneg-uneg kita - - - makanya harus tetap berusaha dan memelihara semangat.
Tapi niat dan semangat saja tidak cukup, lho, berusaha maksimal !
Mau tahu ada apa di bisnisku, pertama maen dulu ke www.eka.shop.com dan tinggalkan jejakmu disana...
Ini dialog yang benar-benar terjadi kemarin dengan tetangga di belakang rumahku.
“Waduh, Dek. Maaf-maaf aja nih, aku nggak suka pake kosmetik,” katanya sambil mendorong tanganku yang membawa catalog.
“Lho, kok sama, Mbak ? Pernah nggak Mbak liat aku pake lipstick sewaktu kelililng komplek sama anak-anak?” kataku. Ini bukan ngecap aja lho. Aku terkenal cuek urusan riasan wajah.
“Iya, Dek. Males ya, dandan-dandan,” sambungnya. Nah, aku tahu, modelnya Mbak ini pasti suka pake bedak bayi anaknya, sama kayak aku juga, hehe.
“Iya, baru kerasa kalo mau ke undangan resmi gitu, ya Mbak. Bedak bayi kan segernya sebentar aja, trus satu jam di jalan udah ilang deh, ketiup angina ‘kali, yaa…hehe,” bisaaaa…. aja.
“…Lha, jadi inget, aku nggak punya bedak, ada bedak yang diskon nggak?” ini dia yang kutunggu.
Lumayan, akhirnya Mbak tetangga belakang rumah jadi konsumenku, dia pesan bedak, Alhamdulillah.
Ntar kapan-kapan kalo maen ke rumahnya lagi, bisa deh tuh jadi calon prospek. Amin.
Mendapatkan downline memang tidak mudah tapi ini tidak boleh menjadi alasan. Alasan selalu bisa dibuat untuk mendukung segala uneg-uneg kita - - - makanya harus tetap berusaha dan memelihara semangat.
Tapi niat dan semangat saja tidak cukup, lho, berusaha maksimal !
Mau tahu ada apa di bisnisku, pertama maen dulu ke www.eka.shop.com dan tinggalkan jejakmu disana...

.bmp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar