Bahan mentah alami pembuatnya dan paling umum digunakan adalah bunga. Bunga, ditanam di taman khusus dan proses pemeliharaan dan pemetikannyapun harus diperhatikan agar bunga dipetik pada saat paling wangi dan wanginya tidak cepat menguap. Bagian bunga yang dipakai sangat beragam, ada yang diambil kelopaknya, pucuk daun, akar, daun atau tangkai bunganya.
Penyulingan adalah tahap selanjutnya. Bunga yang terkumpul disuling untuk mendapatkan minyak essensial. Cara yang paling umum digunakan adalah dengan cara pengembunan atau kondensasi.
Bahan mentah sintetik mulai digunakan dalam proses pembuatan wewangian saat pertengahan abad 19 dengan tujuan memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi dalam waktu yang singkat. Penggunaannya lebih stabil kualitasnya dan bahan yang digunakan adalah aldehyde.
Proses selanjutnya adalah pencampuran di laboratorium kimia dengan ketelitian yang sangat tinggi, salah campur---bisa berabe, wangi yang dihasilkan akan berbeda dengan yang direncanakan---tujuan proses ini adalah agar wewangian yang dihasilkan tahan lama, bening dan warnanya menarik.
Wewangian dikemas dalam botol-botol cantik yang dilakukan dengan mesin untuk menghindari kontaminasi sekaligus diberi label.
Nah, siap deh untuk dijual setelah ditambahkan aksen, kertas pembungkus yang sedap dipandang---sehingga bisa dijadikan koleksi.
*sebagian dari majalah ORBIT edisi Januari 2010
*sebagian dari majalah ORBIT edisi Januari 2010
Proses yang demikian panjang menjadikan parfum yang berkualitas berharga tinggi di pasaran, nggak heran lagi 'kan? Tapi jangan kuatir, di bulan Februari ini---ada diskon TIGA produk parfum ORIFLAME, beli 1 seharga Rp. 89.000 atau beli tiga sekaligus dengan harga Rp.69.000/ botol , lihat disini ya.

.bmp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar